Hukum

Di Lilit Tali di Leher Remaja Curi Celeng Masjid, di Aceh Utara Minta Maaf

LHOKSEUMAWE, Mercinews.com – Kepala Urusan (Kaur) Gampong Ceumpeudak, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, membuat video klarifikasi karena telah melilit tali pada remaja berusia 13 tahun yang diduga mencuri celengan masjid di desa itu.

“Sehubungan dengan kejadian pencurian kota amal di Masjid Baburrahman Ceumpeudak, yang dilakukan oleh remaja 13 tahun, saat itu saya ada melilit tali di lehernya,” kata Bakhtiar dalam video berdurasi 35 detik, Kamis (27/5).

Dalam video yang direkam di Polsek Tanah Jambo Ayee itu, Baktiar menyebutkan tujuan melilit tali hanya sebatas syok terapi untuk remaja tersebut.

Baca juga:  Warga Aceh Utara dikejutkan penemuan mayat mengapung di sungai Gampong Munye Pirak

“Atas tindakan tersebut saya minta maaf, apabila ada yang meresahkan atau keberatan,” imbuhnya.

Baca: Diduga Curi Celengan Masjid, Leher Remaja Aceh Utara Dijerat Pakai Tali

Sebelumnya, seorang remaja berusia 13 tahun dijerat leher menggunakan tali dengan tangan terikat ke belakang, ditarik untuk jalan. Peristiwa itu viral di sejumlah akun sosial media dalam video berdurasu 15 detik.

Diduga, remaja yang ditarik itu melakukan pencurian celengan di sebuah Masjid Gampong Ceumpeudak, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Namun di detik-detik terakhir video, orang dewasa lainnya melepaskan jerat tali dileher si anak.

Baca juga:  Caleg Gerindra di Aceh Utara Laporkan Rekan Sesama Partai ke Panwaslu

Menanggapi video tersebut, Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Ahmad Yani, mengatakan bahwa kasus pencurian celengan Masjid tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak keluarga pelaku dengan pengurus Masjid.

“Pengurus masjid dan pihak keluarga dari anak sepakat berdamai dan bersedia mengganti uang yang diambil senilai Rp1,5 juta,” kata AKP Ahmad Yani, Rabu (26/5).

[]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *