Dunia

Di KTT Islam ke-15, OKI Desak Israel Hentikan Genosida terhadap Palestina

KTT Islam ke-15 (Foto: Dok. Organisasi Kerja Sama Islam (OKI))

Jakarta, Mercinews.com – Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) baru saja mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Islam ke-15 di Gambia. Sekretaris Jenderal OKI Hissein Brahim Taha menyebut masalah Palestina masih menjadi isu utama.

Mengusung tema “Meningkatkan Persatuan dan Solidaritas melalui Dialog untuk Pembangunan Berkelanjutan”, KTT yang diselenggarakan pada 4-5 Mei 2024 ini sempat membahas soal kejahatan Israel terhadap Palestina yang begitu brutal. Masalah ini menjadi isu utama OKI untuk membantu negara Palestina mendapatkan haknya.

“Permasalahan Palestina tetap menjadi isu utama OKI dan mendesak negara-negara anggota untuk melipatgandakan upaya untuk memobilisasi tanggung jawab komunitas internasional untuk menghentikan agresi dan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat, termasuk Al-Quds Al-Sharif,” ujar Hissein Taha dalam keterangan resmi seperti dilansir dari situs OKI, Minggu (5/5/2024).

Baca Juga:  Perang Sengit di Jalur Gaza, Brigade al-Qassam Serang Pasukan Israel dengan Mortir

Hissein Taha juga minta negara-negara OKI terus memobilisasi dukungan internasional untuk pengakuan negara Palestina dan membantunya mencapai keanggotaan penuh di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selanjutnya, Hissein Taha kembali menegaskan komitmen OKI dalam menghadapi tantangan politik dan kemanusiaan yang mendesak yang dihadapi oleh negara anggota OKI. Dia menekankan bahwa hak untuk menentukan nasib sendiri bagi rakyat Jammu dan Kashmir tetap menjadi prioritas bagi OKI.

Soal Afghanistan, Hissein Taha mencatat organisasi tersebut terus terlibat dalam pendekatan kemanusiaan dan dialog konstruktif dengan otoritas de facto. Dia mengajak negara-negara anggota untuk memberikan kontribusi secara murah hati pada upaya kemanusiaan OKI, terutama di Afghanistan, melalui Dana Perwalian Kemanusiaan Afghanistan (AHTF) yang dikelola oleh Bank Pembangunan Islam.

Menyadari pentingnya dialog dan rekonsiliasi, Hissein Taha menekankan dukungan OKI terhadap resolusi konflik di negara-negara Anggota seperti Yaman, Libya, Sudan, dan wilayah Sahel.

Baca Juga:  Iran targetkan pangkalan militer Israel dalam serangan balasan

Hissein Taha juga menegaskan bahwa OKI terus mendukung kedaulatan Republik Azerbaijan atas seluruh wilayahnya, serta persatuan, kedaulatan, dan keamanan Republik Federal Somalia. Selain itu, OKI menunjukkan solidaritasnya dengan Muslim Siprus Turki, serta berkomitmen pada kerja sama dengan Bosnia dan Herzegovina serta Kosovo.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top