Di KTT Islam ke-15, OKI Desak Israel Hentikan Genosida terhadap Palestina

Minggu, 5 Mei 2024 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) baru saja mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Islam ke-15 di Gambia. Sekretaris Jenderal OKI Hissein Brahim Taha menyebut masalah Palestina masih menjadi isu utama.

Mengusung tema “Meningkatkan Persatuan dan Solidaritas melalui Dialog untuk Pembangunan Berkelanjutan”, KTT yang diselenggarakan pada 4-5 Mei 2024 ini sempat membahas soal kejahatan Israel terhadap Palestina yang begitu brutal. Masalah ini menjadi isu utama OKI untuk membantu negara Palestina mendapatkan haknya.

“Permasalahan Palestina tetap menjadi isu utama OKI dan mendesak negara-negara anggota untuk melipatgandakan upaya untuk memobilisasi tanggung jawab komunitas internasional untuk menghentikan agresi dan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat, termasuk Al-Quds Al-Sharif,” ujar Hissein Taha dalam keterangan resmi seperti dilansir dari situs OKI, Minggu (5/5/2024).

Hissein Taha juga minta negara-negara OKI terus memobilisasi dukungan internasional untuk pengakuan negara Palestina dan membantunya mencapai keanggotaan penuh di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga:  Mengapa Donald Trump memilih Senator J.D. Vance sebagai calon wakil Presiden

Selanjutnya, Hissein Taha kembali menegaskan komitmen OKI dalam menghadapi tantangan politik dan kemanusiaan yang mendesak yang dihadapi oleh negara anggota OKI. Dia menekankan bahwa hak untuk menentukan nasib sendiri bagi rakyat Jammu dan Kashmir tetap menjadi prioritas bagi OKI.

Soal Afghanistan, Hissein Taha mencatat organisasi tersebut terus terlibat dalam pendekatan kemanusiaan dan dialog konstruktif dengan otoritas de facto. Dia mengajak negara-negara anggota untuk memberikan kontribusi secara murah hati pada upaya kemanusiaan OKI, terutama di Afghanistan, melalui Dana Perwalian Kemanusiaan Afghanistan (AHTF) yang dikelola oleh Bank Pembangunan Islam.

Baca Juga:  Putin Akan Kerahkan Senjata Nuklir ke Belarus?

Menyadari pentingnya dialog dan rekonsiliasi, Hissein Taha menekankan dukungan OKI terhadap resolusi konflik di negara-negara Anggota seperti Yaman, Libya, Sudan, dan wilayah Sahel.

Hissein Taha juga menegaskan bahwa OKI terus mendukung kedaulatan Republik Azerbaijan atas seluruh wilayahnya, serta persatuan, kedaulatan, dan keamanan Republik Federal Somalia. Selain itu, OKI menunjukkan solidaritasnya dengan Muslim Siprus Turki, serta berkomitmen pada kerja sama dengan Bosnia dan Herzegovina serta Kosovo.(*)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB