Internasional

Bentrok Makin Parah, Sebuah Kota di Israel Terapkan Status Darurat

Kota Lod di Israel terapkan status darurat usai rangkaian bentrokan dengan pihak Palestina. Foto: AFP

Yerusalem, Mercinews.com – Status keadaan darurat diumumkan pada Selasa malam di sebuah kota pusat Israel. Sementara pasukan polisi perbatasan dikirim ke sana ketika warga Arab dan Yahudi bentrok dalam kekerasan jalanan baru.

“Langkah langka itu menyusul konsultasi darurat dengan pejabat keamanan senior setelah beberapa hari kekerasan di Lod, sebuah kota Arab-Yahudi di timur Tel Aviv,” kata Kantor Perdana Menteri Israel dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Xinhua, Rabu 12 Mei 2021.

“Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menginstruksikan untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelanggar hukum dan ketertiban dan untuk memperkuat pasukan di daerah itu untuk memulihkan ketenangan secepat mungkin,” sebut pernyataan itu.

Ketika kerusuhan selama berhari-hari terus berlanjut dalam semalam di kota-kota besar, Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia memerintahkan sekitar 16 kompi polisi perbatasan untuk “segera direlokasi” dari Tepi Barat yang diduduki Israel ke Lod dan kota-kota Arab-Yahudi lainnya.

Baca juga:  Israel Bangun Jalan Baru The American, Hubungkan Pemukiman Yahudi

Wali Kota Lod, Yair Revivo mendesak pemerintah memberlakukan jam malam dalam upaya memulihkan ketenangan. “Polisi telah kehilangan kendali atas kerusuhan tersebut, dan sinagog dan ratusan kendaraan dibakar,” sebut Revivo.

Perusahaan penyiaran publik milik negara Israel, Kan, melaporkan bahwa warga Yahudi berusaha melarikan diri dari kota Arab-Yahudi itu ketika, para perusuh berusaha menyalakan balon gas di dekat bangunan tempat tinggal dan melemparkan batu ke mobil milik orang-orang Yahudi.

Seorang pria Yahudi berusia 56 tahun mengalami cedera kepala yang serius setelah perusuh melemparkan batu ke mobilnya. Sementara rekaman video di berita TV Channel 13 menunjukkan perusuh Yahudi melemparkan batu ke mobil warga Arab.

Di Acre di Israel utara, sebuah restoran milik koki Yahudi terkenal dibakar.

Baca juga:  Pesawat Tempur Israel Bombardir Gaza Pagi Ini

Sebelumnya pada Selasa, polisi mengatakan, mereka telah menangkap seorang pria Yahudi setelah dia diduga menembak dan membunuh seorang warga Arab selama kerusuhan pada Senin malam di Lod. Pemakaman korban pada Selasa sore berubah menjadi kerusuhan saat puluhan orang melemparkan batu ke arah polisi.

Warga Arab Israel adalah warga Palestina yang tetap tinggal selama “Perang Kemerdekaan” Israel pada 1948.

Kekerasan itu terjadi ketika rentetan roket ditembakkan oleh pejuang Gaza ke Israel tengah dan selatan. Sementara Angkatan Udara Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke kantong Palestina yang terkepung dalam eskalasi terburuk sejak 2014.

Setidaknya 32 warga Palestina di Gaza dan lima warga di Israel telah tewas sejak Senin.

[]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *