Internasional

Arab Saudi Serang Yaman, Tewaskan 16 Orang Termasuk 7 Anak-anak

Koalisi Militer Pimpinan Arab Saudi, Serang Yaman,

Sanaa, Mercinews.com – Sedikitnya 16 orang tewas dalam serangan udara terbaru yang dilakukan koalisi Arab Saudi di wilayah Yaman hari ini. Tujuh anak-anak termasuk di antara para korban tewas.

“Enam belas orang, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dan sembilan orang lainnya terluka dalam serangan udara koalisi yang menargetkan sebuah kediaman di provinsi Daleh,” kata pejabat lokal yang enggan disebut namanya seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (24/9/2019).

Menurut seorang dokter di rumah sakit Al Thawra di provinsi Ibb, tempat jasad para korban dibawa, tujuh anak-anak dan empat perempuan termasuk di antara korban tewas.

Baca juga:  Kurang dari 20 Pangeran Arab Saudi Positif Covid-19

Media TV al-Masirah yang dikelola pemberontak Houthi di Yaman melaporkan bahwa sejumlah orang masih terperangkap di bawah reruntuhan bangunan. Seorang petugas paramedis juga terluka di lokasi.

Al-Masirah melaporkan seperti dilansir Press TV, Selasa (24/9/2019), pada Senin (23/9) waktu setempat, jet-jet tempur Saudi juga membombardir sebuah masjid di provinsi Amran, Yaman barat. Tujuh orang, termasuk anak-anak dan perempuan, tewas dalam serangan itu. Serangan itu terjadi saat para korban berlindung di masjid tersebut dari serangan-serangan udara Saudi dan koalisi.

Serangan-serangan udara tersebut terus terjadi meski pemberontak Houthi telah menawarkan untuk melakukan gencatan senjata. Seorang pejabat Houthi mengatakan bahwa kelompok tersebut akan berhenti menyerang wilayah Saudi jika Saudi menghentikan serangan-serangannya.

Baca juga:  Yaman Memanas, Iran Kirim Kapal Perang ke Teluk Aden

Saudi dan sejumlah negara sekutunya memulai serangan-serangan udara di Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan untuk memerangi pemberontak Houthi dan mengembalikan kekuasaan pemerintah Yaman. Perang tersebut telah menelan puluhan ribu korban jiwa, termasuk banyak warga sipil Yaman.

Perang berkepanjangan itu juga telah merusak banyak infrastruktur, rumah sakit, sekolah dan pabrik-pabrik. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa lebih dari 24 juta jiwa warga Yaman sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan, termasuk sekitar 10 juta orang yang menderita kelaparan tingkat ekstrem. [m/]

Comments