Internasional

Arab Saudi mengutuk Iran usai serangan Rudal ke pangkalan AS di Irak

Pangkalan Militer Ain al-Asad di Irak (Foto: Planet Labs)

Riyadh, Mercinews.com  – Arab Saudi mengutuk pelanggaran Iran atas kedaulatan Irak. Hal tersebut disampaikan Saudi usai Iran menembakkan rudal ke pangkalan Irak di mana pasukan Amerika Serikat (AS) berada.

“Kerajaan mengecam dan mengutuk pelanggaran Iran terhadap kedaulatan Irak,” kata sebuah pernyataan yang dibawa oleh kantor berita resmi SPA menyusul serangan balasan pada Rabu (8/1) oleh Iran sebagaimana dilansir dari AFP, Kamis (9/1/2020).

Kecaman Saudi ini merupakan yang pertama kali disampaikan oleh tetangga di kawasan Arab.

Rudal Iran menargetkan dua pangkalan Irak, termasuk Ain al-Asad yang menampung pasukan Amerika dan tentara asing lainnya yang dikerahkan dalam koalisi pimpinan-AS melawan sisa-sisa kelompok ISIS.

Baca juga:  Aturan Baru Arab Saudi Bolehkan Wanita Pergi Tanpa Izin Wali laki-laki

Serangan itu dikecam oleh perdana menteri Irak, kementerian luar negeri dan Presiden Irak Barham Saleh mengangggapnya sebagai pelanggaran kedaulatan negara. Saleh juga mengatakan dia menolak upaya untuk mengubah Irak menjadi medan perang bagi pihak yang bertikai.

Dalam sepucuk surat kepada PBB setelah serangan rudal itu, Iran mengatakan sepenuhnya menghormati kedaulatan tetangganya, Irak.

Baca juga:  Ulama Arab Saudi Kutuk Pembantaian Yahudi, dan Berdoa di Kamp Auschwitz

Pada hari Kamis Arab Saudi menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dan menghindari eskalasi untuk menjaga stabilitas Irak dan kawasan. Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan memperingatkan eskalasi sangat berbahaya menyusul pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani pekan lalu dalam serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad.

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, keduanya sekutu Washington. Dua negara ini juga rentan terhadap serangan balasan Iran. [m/]

Comments