Aceh

Anggota DPRA Dukung Wacana Pemerintah Aceh Hibahkan Mobil untuk Pesantren

anggota DPR Aceh, Asrizal Asnawi

Banda Aceh, Mercinews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Asrizal Asnawi mendukung langkah Pemerintah Aceh menghibahkan mobil operasional untuk pesantren atau dayah yang ada di Aceh.

“Saya meminta Pemerintah Aceh merealisasikan keinginannya menghibahkan mobil yang masih layak pakai dan terawat untuk dayah di Aceh,” kata Asrizal Asnawi Seperti dilansi Ajnn, Jum’at (22/11/2019).

Asrizal menyampaikan, setelah adanya kabar tentang wacana Pemerintah Aceh menghibahkan mobil, beberapa pihak dayah sudah mulai membangun komunikasi agar direkomendasikan sebagai salah satu penerima manfaat.

“Karena seperti di daerah saya (Aceh Tamiang), saya sudah menerima empat telepon dari dayah yang meminta agar dayahnya direkomendasi mendapatkan hibah mobil tersebut,” ujarnya.

Kata Asrizal, dayah memang membutuhkan mobil sebagai kendaraan operasional berdakwah, minimal mobil dengan kondisi yang layak pakai untuk perjalanan sekitar kecamatan dan kabupaten. “Karena memang, masih ada Teungku-teungku yang belum punya mobil untuk mengisi pengajian.

Baca juga:  Dyah Erti Idawati : Terus Jaga Semangat Silaturrahmi

Jadi, paling tidak mobil ini mempermudah Teungku membina umat dan berdakwah serta mensyiarkan agama,” tuturnya. Asrizal menyebutkan, di Pemerintah Aceh masih sangat banyak mobil yang layak pakai, apalagi dua tahun lalu setelah DPRA tidak lagi diberikan mobil, kendaraan operasional itu kemudian ditarik semua oleh Pemerintah Aceh.

“Jumlahnya sekitar 80 unit itu. Belum lagi kendaraan yang dipakai oleh Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA),” sebut Asrizal. Terkait hibah mobil itu, Asrizal juga menyarankan agar Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah untuk meninjau kembali setiap dayah di Aceh guna melihat kelayakan penerima hibah mobil nantinya. Apalagi, lanjut Asrizal, dayah di Aceh memiliki beberapa kategori, mulai dari tipe A sampai D. Untuk itu, Dinas Pendidikan Dayah harus mendata kembali dan melihat kelayakan penerima hibah mobil ini.

Baca juga:  Nova Iriansyah: Perguruan Tinggi Ujung Tombak Pembangunan Aceh

“Dayah tipe D juga tidak menutup kemungkinan diberikan, yang memang sering mengisi pengajian. Ini juga sangat bermanfaat. Dari pada kemudian di dem oleh pejabat untuk dipakai kepentingan pribadi,” pungkas Politikus PAN Aceh itu.

Sebelumnya, Pemerintah Aceh, berencana menghibahkan ratusan mobil dinas layak pakai kepada sejumlah pesantren di Aceh. “Mobil bekas milik pemerintah Aceh nanti akan di inventarisir.

Kemudian baru diperbaiki sebelum diberikan ke pihak Dayah,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto beberapa hari lalu. Pemberian mobil hibah ke Dayah ini dibenarkan secara peraturan, namun prosesnya harus dihapus bukukan terlebih dahulu sebagai aset Pemerintah Aceh. [m/]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *