Aceh

Aksi Massa di Lhokseumawe Minta Penjarakan Sukmawati

Aksi Massa di Lhokseumawe Minta Penjarakan Sukmawati/ foto: Beritakini.co

Lhokseumawe, Mercinews.com – Puluhan orang gabungan dari Forum Ormas Islam Lhokseumawe, Front Pembela Islam (FPI), Laskar Pembela Islam (LPI) dan santri menggelar aksi demo “Bela Rasullah 1312 Aceh Bergerak” di Lhokseumawe, Jumat (13/12/2019).

Aksi itu dilancarkan selepas salah Jumat tadi di depan Mesjid Islamic Center, Desa Simpang Empat, Kecamatan Banda Sakti. Masa tak hanya terdiri dari orang dewasa, tapi juga anak-anak.

Mereka membawa serta banyak alat peraga seperti spanduk yang di antaranya bertuliskan, “Hukum Bagi Penghina Rasulullah, Penjarakan Bu Sukmawati.”

Baca juga:  Mabes Polri SP3 Kasus Puisi Sukmawati soal Azan dan Cadar

Aksi itu dikoordinatori Tgk Muslim At Thahiri, dari FPI. Dalam orasinya dia menyebutkan demo ini dipicu oleh pernyataan Sukmawati Soekarno Putri yang membandingkan Rasulullah dengan Ir Soekarno.

“Kami sangat sedih ada orang yang mengaku dirinya Islam, namun membandingkan Rasulullah dengan Ir Soekarno, yang sebenarnya ingin dikatakan oleh Sukmawati adalah tidak ada urusan Indonesia untuk tegaknya Syariat Islam, ormas Islam dan hukum Islam serta khilafah,” ujar Tgk Muslim At Thahiri.

Dia juga merasa aneh karena sejak masa Presiden Soekarno sampai SBY, tidak pernah muncul penista agama, namun justru banyak di era Jokowi.

“Yang berjuang untuk Indonesia bukan cuma Ir Soekarno yang memerdekakan Indonesia, tapi ada ribuan para ulama yang syahid di jalan Allah dalam mengusir penjajah Belanda dan Jepang,” katanya.

Baca juga:  Ratusan imigran Rohingya terdampar Lagi di pantai Ujong Blang Lhokseumawe

Para pendemo meminta aparat penegak hukum untuk tidak diam dalam kasus ini. Selian itu mereka meminta kepada Presiden dan Kapolri untuk menindak tegas para penista Agama.

“Kami meminta agar semua penista agama ditangkap dan diadili. Islam bukanlah teroris,” katanya.[m/]

Sumber: Beritakini.co

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *