Peristiwa

Adik Ipar Bacok Wajah Kakak Ipar dengan sebilah parang di Aceh Utara

Adik Ipar Bacok Wajah Kakak Ipar dengan sebilah parang di Aceh Utara

Lhokseumawe, Mercinews.com – Di hadapan ibunya IA (75), Minggu (25/10), pelaku Z membacok bagian wajah kakak iparnya Ir (60) dengan sebilah parang dikediamannya, Desa Matang Sijuk Teungoh, Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara.

Peristiwa naas tersebut menjadi heboh, ketika korban yang sudah bersimbah darah, melarikan diri sambil minta tolong pada warga dan tetangganya.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Baktya Barat Iptu Heri menjelaskan. Peristiwa berdarah ini terjadi dalam satu keluarga.

Kapolsek mengatakan, peristiwa ini terjadi sekira pukul 08.30 WIB. Saat itu Ir pergi ke sawah miliknya di Desa Matang Sijuk Tengoh.

Usai bekerja di sawah, lalu ia pulang sambil singgah ke rumah mertuanya di Desa Matang Sijuk Barat. Tujuannya, meminjam sebilah parang untuk digunakan memotong tali.

Baca juga:  Begal beraksi di Aceh Utara, dua ditangkap polisi tiga lainnya masuk DPO

Saat itu, korban sempat ngobrol dengan ibu mertuanya IA di depan rumah.

Tiba-tiba, pelaku yang merupakan adik ipar korban datang dengan tergesa-gesa.

Seketika, tanpa ada bertanya apa pun, langsung membacok korban hingga mengenai bagian pipi sebelah kiri dan lengan bagian kiri.

Nah, dalam kondisi luka dan pakaian bersimbah darah, korban berusaha keluar ke perkampungan, sambil berteriak minta tolong.

Saat yang sama, pelaku yang merasa ketakutan, langsung ambil langkah seribu ke belakang pekarangan rumahnya, menuju ke kawasan hutan.

Lalu, aparatur gampong (desa) dan warga melaporkan kejadian tersebut kepada Koramil Baktiya Barat dan Polsek Baktiya.

Saat itu juga, mereka turun ke lokasi kejadian untuk menolong korban. Selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas terdekat.

Baca juga:  Mengamuk Sambil Bawa Parang, Pria Gampong Buket Aceh Utara Ini Diamankan

Kapolsek menjelaskan, setelah itu, warga dan aparat keamanan melanjutkan upaya pencarian pelaku yang bersembunyi di hutan dan semak belukar setempat.

Namun memasuki pukul 14.15 WIB, warga, aparatur desa dan petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan, saat sedang bersembunyi dalam rumahnya di Desa Matang Sijuk Teungoh.

“Pelaku beserta barang bukti sebilah parang, digiring dan diamankan di Mapolsek Baktiya Barat untuk dilakukan proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Masih kata Kapolsek, ada dugaan pelaku pembacokan mengalami gangguan jiwa. Ini sesuai informasi yang di dapat dari warga gampong tersebut, Saat ini kondisi korban sedang dalam perawatan Puskesmas Baktiya Barat.,

[]

Comments