Aceh

6 Gampong di Bireuen Belum Ajukan Usulan Dana Desa, Ini Penyebabnya

Ilustrasi. Foto: Net

Bireuen, Mercinews.com – Sebanyak enam desa di Bireuen hingga Jumat (16/04/2021), belum mengajukan usulan pencarian bantuan Dana Desa (DD) sumber APBN.

Sedangkan dari 603 desa lainnya, sudah tuntas disalurkan
dan sedang mempersiapkan usulan pencairan DD tahap kedua.

Camat Simpang Mamplam, Bireuen, Azhari S Sos kepada Serambinews, Jumat (16/04/2021) mengatakan, di Simpang Mamplam ada tiga desa belum mengajukan usulan DD tahap pertama.

Belum diajukan karena masalah perangkat desa yang belum tuntas.

Ada yang kepala desa meninggal dunia, tuha peut mengundurkan diri, dan ada juga tuha peut yang habis masa jabatan.
Azhari mengatakan, Desa Lancang Simpang Mamplam, kepala desa bernama Ilyas meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Mahasiswa Akper Muhammadiyah Bireuen Ikuti Perkaderan Dasar IMM

Perangkat desa sudah mengajukan pejabat sementara dan SKnya dalam proses.
Kemudian Desa Jurong Minje, tuha peut mengundurkan diri dan dalam proses pergantian.

Sedangkan Desa Meunasah Barat, ketua tuha peut habis masa jabatan dan sedang dalam proses penetapan pengganti.

“Kemungkinan dalam minggu ini proses SK untuk Pj keuchik dan tuha peut selesai, usulan pencairan DD segera dilakukan,” ujar camat.

Sementara it, penyebab belum diajukan usulan DD Desa Cot Leusong, Jeumpa Bireuen kata Camat Jeumpa, Tarmizi ST karena kepala desanya bernama Gunawan mengundurkan diri dan saat ini sedang dalam proses penetapan pelaksana harian keuchik setempat.

Baca juga:  Bireuen Lawyers Club, "Dari Masa Ke Masa"

Permasalahan yang hampir sama juga terjadi di Desa Cot Unoe dan Desa Karieng Peudada.

Kepala DPMGP-KB Bireuen, Mulyadi SH  mengatakan, hasil penelusuran ke masing-masing camat penyebab enam desa belum mengajukan usulan DD tahap pertama antara lain, belum ada Pj keuchik dan adanya pergantian tuha peut.

“Mudah-mudahan proses penetapan PJ dan pergantian tuha peut cepat selesai, masing-masing camat diharapkan melakukan koordinasi, sehingga permasalahan selesai,” harap Mulyadi. []

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *