Aceh

208 Dokter Spesialis RSUDZA Terima SK Gubernur

Sekretaris Daerah Aceh, dr.Taqwallah, M. Kes, menyerahkan SK Gubernur Aceh tentang penempatan Dokter Spesialis pada Rumah Sakit Umum Daerah dr.Zainoel Abidin (RSUDZA) di Ruang Rapat Sekda Aceh, Banda Aceh, Minggu, (9/5/2021)

BANDA ACEH, Mercinews com – Sebanyak 208 dokter spesialis menerima SK Gubernur Aceh terkait penempatan mereka di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA). Para dokter spesialis ini terdiri dari ASN pemda dan non-pemda yang ditempatkan di RSUDZA.

Penyerahan SK dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah di Ruang Kerja Sekda, Minggu 9 Mei 2021.

Pada kesempatan itu para dokter spesialis ini juga menyatakan komitmen mereka untuk melakukan perubahan dalam memberi pelayanan kesehatan terbaik kepada pasien. Komitmen itu dideklarasikan sebagai bentuk usaha untuk meminimalisir keluhan masyarakat.

Komitmen itu disampaikan dan ditandatangani di hadapan Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, serta disaksikan Direktur serta manajemen RSUDZA.

Baca juga:  Kasus Baru Covid-19 Bertambah 2 Orang, 1 Orang Meninggal Dunia

Sekda pada kesempatan itu juga menyampaikan arahan kepada para dokter spesialis agar memiliki tanggungjawab dalam bekerja serta amanah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Ada sejumlah poin utama terkait komitmen para dokter yang harus diwujudkan dalam upaya membenahi pelayanan di rumah sakit tersebut.

Seperti, para dokter spesialis diminta mengutamakan meresep obat dan alat kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan. Hal itu demi memastikan pasien tidak terbebani biaya untuk membeli obat yang tidak ditanggung BPJS.

Baca juga:  DPR Aceh Sebut Legalisasi Poligami untuk Selamatkan Perempuan dan anak

Sekda juga meminta para dokter menjamin kedisiplinan kerja dengan tidak terlambat atau menunda pemeriksaan pasien. “Juga memastikan tidak adanya keterlambatan dalam mengambil tindakan medis terhadap pasien,” ujar Sekda.

Selain itu, para dokter juga diminta mengupayakan memutus rantai antrian panjang pasien dalam memperoleh pelayanan medis. “Termasuk juga memperkuat komunikasi internal sehingga terwujudnya kesolidan dalam menunaikan kewajiban kerja.”

Proses penyerahan SK dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. 208 dokter spesialis ini dibagi kedalam beberapa kelompok sehingga kegiatan berlangsung lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. []

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *