Kesehatan

Deteksi Retinoblastoma, Darwati Kumpulkan Anak-anak PAUD

Mercinews.com, Banda Aceh – Satu hari pasca dilantik menjadi Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Aceh Periode 2018-2023, istri Gubernur Aceh Darwati A Gani langsung melakukan kegiatan untuk deteksi kanker sejak dini.

Di Kantor Dinas Kesehatan Aceh, Darwati A Gani bersama pengurusnya mengumpulkan seluruh anak-anak PAUD di Kota Banda Aceh, untuk dilakukan skrining kanker mata (retinoblastoma). Tujuan dilakukan kegiatan tersebut adalah untuk mendeteksi kanker mata sejak dini.

“Ada puluhan anak-anak PAUD di bawah 3 tahun yang kami skrining matanya,” kata Darwati A Gani kepada ajnn, Rabu (17/1).

Mantan Anggota DPRA Aceh itu mengatakan kegiatan seperti ini akan terus dilakukan untuk mencegah terjadinya kanker kepada anak-anak sejak dini.

“Mohon dukungan dari masyarakat Aceh, kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan,” ujarnya.

Untuk diketahui, retinoblastoma adalah salah satu penyakit kanker primer pada mata yang paling sering dijumpai pada bayi dan anak. Penyakit ini tidak hanya dapat mengakibatkan kebutaan, melainkan juga kematian.

Sebelumnya, dalam kata sambutan usai dilantik sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Aceh, Selasa (16/1), Darwati A Gani mengatakan jika selama ini ia bersama para aktivis dan organisasi perempuan telah aktif mensosialisasikan dan ikut mendampingi para penderita kanker. Namun penyakit berbahaya ini kelihatan agak susah dicegah. Faktornya adalah gaya hidup masyarakat yang tidak sehat.

Persiapan itu menjadikan penderita kanker yang terus bertambah pada setiap tahunnya. Data tahun 2014 lalu, per harinya ada sekitar 40 penderita kanker yang berobat ke Rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh. Artinya ada 1000 lebih penderita kanker yang berobat setiap tahunnya di rumah sakit terbesar di Aceh itu.

“Harus diakui bahwa pencegahan selama ini belum maksimal,” kata Darwati.

Salah satu cara mengurangi angka penderita adalah dengan mengkampanyekan pola hidup sehat. Butuh upaya komprehensif bersama untuk terus memberikan penyadaran pada masyarakat.

“Masyarakat harus meluangkan waktu untuk olahraga serta mengkonsumsi sayuran dengan mengurangi konsumsi makanan berlemak,” ujarnya.

Di Aceh sendiri, banyak para penderita kanker yang terlambat terdeteksi. Akibatnya, saat dideteksi penyakit mereka sudah masuk kategori stadium lanjut.

“Menjadi tanggung jawab kita untuk membantu,” kata Darwati.[] ajnn

Ke Atas