Sejarah

Buka Mubes Partai Aceh, Wali Nanggroe Singgung Perjuangan GAM

Mercinews.com, Banda Aceh – Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Ke-2 di Hotel Kyriad, Banda Aceh, Senin malam 12 Februari 2018. Mubes tersebut resmi dibuka oleh Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar.

Turut hadir dalam pembukaan Mubes tersebut, Ketua DPA PA Muzakir Manaf, Wakil Ketua DPA PA Kamaruddin Abubakar, serta sejumlah Ketua dan kader DPW PA se- Aceh, KPA seluruh Aceh, perwakilan ulama, serta sejumlah ketua dan kader partai nasional.

Malik Mahmud mengatakan, partai Aceh adalah partai yang lahir dari perjuangan sehingga Partai Aceh lahir sebagai partai lokal pertama.Untuk melahirkan Partai Aceh menurut Malik Mahmud berliku-liku, banyak rintangan yang harus dilewati.

“Partai Aceh sebagai partai perjuangan tetap kokoh pada usia yang 10 tahun bukan perjalanan yang mudah bagi Partai Aceh untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat Aceh,” kata Malik Mahmud.

Dalam sambutannya, Malik Mahmud banyak berbicara tentang perjuangan Aceh dalam meraih perdamaian pasca perang selama 30 tahun. Menurutnya, buah dari perjuangan harus dijaga dengan sangat baik.

“Bukan hanya perjuangan GAM, bukan perjuangan Wali (Hasan Tiro, red) bukan perjuangan saya namun perjuangan rakyat Aceh,” kata Malik Mahmud.

Malik Mahmud juga banyak menyinggung persoalan yang kerap terjadi di Indonesia seperti korupsi.

“Kita bangsa yang besar, endatu kita dulu telah berjuang dan mewariskan budaya yang berdasarkan syariat Islam, mari kita jaga itu,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPA Partai Aceh Mualem berharap seluruh kader Partai Aceh harus bersatu dan bekerja dengan ikhlas.

“Maka dengan demikian seluruh hajat yang kita inginkan dapat berjalan dengan baik,” kata Mualem.

  • 250
    Shares
Berikan Komentar
Ke Atas