Umum

Alami Bocor Jantung, Balita Asal Abdya Butuh Biaya Pengobatan

Mercinews.com, Banda Aceh – Sekilas, Putra Andrian terlihat seperti anak-anak kebanyakan. Hanya saja perut bocah berusia 2 tahun 7 bulan itu semakin membucit. Dokter memvonis buah hati pasangan Faisal dan Nurbaidah itu menderita bocor jantung. 

Putra diketahui menderita penyakit tersebut sejak setahun lalu. Pada usia sembilan bulan, bocah asal Desa Ladang Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya ini mengalami batuk, demam dan sesak nafas. Berat badannya saat itu juga sempat berkurang 0,5 kg. Keluarga membawanya ke rumah sakit kabupaten setempat. 

Tiba di sana, tim dokter merujuk Putra ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA), Banda Aceh, Aceh. Sampai di rumah provinsi itulah dia divonis menderita bocor jantung. Perawatan rutin harus dilakukan. Pada 2018, Putra seharusnya sudah mendapatkan kembali pengobatan. Namun karena terkendala biaya, keluarga belum membawanya berobat. 

Untuk biaya pengobatan memang ditanggung pemerintah. Namun biaya transportasi dari kampungnya ke Banda Aceh menggunakan biaya sendiri. Selain itu, keluarga juga butuh biaya selama merawat Putra. 

“Putra sudah beberapa kali dirujuk ke RSUZA. Selama ini biaya keberangkatan ke Banda Aceh ditanggung sendiri dalam upaya pengobatan anaknya,” kata Ketua Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Barat Daya Nasruddin Oos dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (12/1/2018). 

Kedua orang tua Putra memang tidak punya uang untuk mengobati buah hatinya. Sang ayah Faisal bekerja sebagai nelayan sementara ibunya seorang ibu rumah tangga. Keluarga kecil ini hanya bergantung hidup dari hasil melaut. 

Meski demikian, mereka berusaha mengobati anaknya dan mengembalikan keceriaan Putra agar dapat bermain kembali dengan anak seusianya. Pada Rabu (10/1) lalu, tim BFLF berkunjung ke kediaman Putra. 

“Saat ini Putra memiliki berat badan sekitar 10 kg. Keluarga butuh biaya untuk membawa Putra ke rumah sakit. Mari kita membantu meringankan biaya pembelian susu tiap minggu satu kotak dan biaya transportasi serta kebutuhan makan untuk berangkat ke Banda Aceh berobat di RSUZA,” ungkap Nasruddin.[]Sumber: Detik.com 

Berikan Komentar
Ke Atas