Hukum

Pelaku Pembunuhan di Gampong Mulia Mengaku Sakit Hati Terhadap Korban

Mercinews.com, Banda Aceh-  Ridwan, (22) pelaku pembunuhan di Gampong Mulia yang menewaskan Tjisun beserta istrinya Minarni (40) dan anaknya Calliestos (8) mengaku sakit hati terhadap korban. 

Kabid Humas Polda Aceh Misbahul Munauwar mengatakan, berdasarkan pengakuan Ridwan, pelaku berprofesi sebagai sopir pada usaha grosir makanan ringan milik korban Tjisun.Pelaku baru bekerja selama 3 bulan di sana. 

“Hasil interograsi lisan bahwa yang bersangkutan sakit hati karena saling dimarahi oleh korban, jadi karena setiap hari dimarahi, mungkin khilaf sehingga melakukan tindak pidana,” ujarnya didampingi Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T Saladin dan Wakapolresta Banda Aceh AKBP Armaini, Kamis 11 Januari 2018.

Pelaku yang sakit hati, kemudian melakukan pembunuhan menggunakan pisau. Awalnya Ridwan melakukan pembunuhan terhadap Tsujin, kemudian istri dan terakhir anaknya yang berumur 8 tahun. Ketiganya ditemukan dalam keadaan mengenaskan.

“Diduga pelaku melakukannya sendiri, sedangkan yang satu lagi berada bersa dia di bandara Kualanamu,” kata Misbahul.

Pelaku melakukan pembunuhan sadis terhadap keluarga Tsujin pada Jumat 29 Desember 2017 sore sekira pukul 15:00 WIB, namun kematian 3 korban baru diketahui pada Senin 2 Januari 2018. Pelaku sempat melarikan diri ke Sumatera Utara, namun petuangalan pelaku berakhir di bandara Kualanamu, Polda Sumut yang bekerjasama dengan Polda Aceh segera membekuk pelaku.

Saat diamankan polisi, Ridwan bersama  seorang rekannya Safrizal (45) warga Sumut, namun keterlibatan Safrizal masih dalam penyelidikan polisi. 

Sekira pukul 15:30 WIB kedua terduga pelaku sampai di Aceh. Keduanya akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polresta Banda Aceh.[]

Berikan Komentar
Ke Atas