Sejarah

Geuchik Gampong Bandrong Aceh Timur Minta Pemerintah Perhatikan Situs Sejarah Monisa

Mercinews.com, Aceh Timur – Geuchik Gampong Bandrong, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, meminta kepada Pemerintah Aceh untuk memperhatikan situs sejarah Monumen Islam Asia Tenggara (Monisa).

Menurut Geuchik Gampong Bandrong, Razali, situs monisa yang berada di gampongnya saat ini sudah sangat memperhatinkan. Situs yang merupakan lokasi dimana masuknya islam di Asia tenggara tersebut dibiarkan terbengkalai tanpa ada pembangunan lanjutan atau perawatan dari dinas terkait.

“Sudah saatnya pemerintah Aceh memperhatikan situs peninggalan sejarah masuknya islam di Asia Tenggara, karena mengingat itu adalah aset bangsa,” kata Razali, Selasa 9 Januari 2018.

Razali mengatakan, situs monument Islam Asia Tenggara itu yang juga masuk dalam kawasan tempat disemayamkan Raja Islam pertama yaitu Sultan Alaiddin Maulana Sayed Abdul Aziz Syah bersama Putri Meurah Makhdum Khudawy permaisurinya yang merupakan anak dari Syahir Nuwi itu kini bagaikan tempat kumuh tanpa penghuni.

Selaku perwakilan masyarakat dirinya mengharapkan kepada pemerintah Aceh agar segera merenovasi mulai dari jalan menuju tempat lokasi situs sejarah Monisa, pagar, dan bangunannya yang masih berkontruksi kayu saat ini sudah mulai lapuk.

“Kalau suatu saat dana otsus Aceh sudah habis (2027) Aceh mau jual apa kedaerah lain, itu harus dipikirkan oleh pemerintah Aceh saat ini, dan perlu diketahui Aceh memiliki banyak situs sejarah jika dikelola dengan baik akan menjadi inkam bagi daerah dan bahkan akan menghasilkan PAD daerah,” pungkas Razali.[] Mediaaceh.co

Berikan Komentar
Ke Atas