Bisnis

Kepala BKIPM: Aceh Harusnya Punya Balai Benih Udang

Mercinews.com, Banda Aceh – Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu (BKIPM) dan keamanan hasil perikanan Provinsi Aceh mengharapkan pemerintah Aceh maupun daerah dapat mendirikan Balai Benih atau archeri dalam meningkatkan budidaya udang.

Kepala BKIPM Aceh M.Darwin Syah Putra menyebutkan saat ini balai benih udang di Aceh masih sangat terbatas sehingga bibit udang harus didatangkan dari luar Aceh seperti dari Lampung, Jepara dan Bali.

“Sebagian benih udang vaname yang didatangkan dari luar Aceh mencapai 10 milliar ekor, 70 persen benih udang tersebut mati saat tiba di Aceh,” kata Darwin, Selasa (2/1).

Dengan tingkat kematian yang cukup besar itu, kata Darwin, Aceh mengalami kerugian yang mencapai dua milliar lebih untuk pembelian benih udang.

“Kematian udang yang cukup besar ini berdampak buruk bagi para petambang udang akibatnya mereka mengalami kerugian cukup besar,” ujarnya.

Selain itu, Darwin juga menyebutkan permintaan udang windu di Aceh cukup besar, namun belum bisa terpenuhi ini akibat kapasitas produksi yang cukup terbatas.

“Sentral pembenihan bibit udang windu yang ada cuma di Ujung Batee, Aceh Besar. Sedangkan usaha pembenihan bibit udang windu banyak yang tidak beroperasi sehingga tidak mencukupi produksi udang windu,” kata Darwin.

Padahal, sebut Darwin, udang windu Aceh memiliki kualitas rasa yang sudah diakui di dunia. Namun banyak petambak membudidayakan udang Vaname yang dinilai sangat mudah dalam perawatannya.

Untuk mengatasi tingkat kematian benih udang vaname maupun windu perlu diperbanyak usaha-usaha pembenihan udang, sehingga benih tersebut tidak didatangkan dari luar yang tingkat kematiannya cukup besar.

“Dengan adanya archeri ini tingkat kematian bibit udang akan rendah dan juga akan menghemat biaya pengiriman jika didatangkan bibit dari luar Aceh,” ungkap Darwin,

Mercinews.com memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

[email protected]

[email protected]

Copyright © 2016-2018 Mercinews.com. All Rights Reserved.

Ke Atas