Kesehatan

Diterpa Isu Hoax Kantor BPJS Kesehatan Lhokseumawe Diserbu Peserta

Mercinews.com, Lhokseumawe – Dalam sebulan terakhir Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Lhokseumawe mengalami peningkatan jumlah kunjungan peserta dengan angka mencapai 300 sampai 400 kepala keluarga setiap harinya.

Staf Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe, Putri Mariati mengatakan peningkatan jumlah kunjungan tersebut terjadi karena ada isu tidak benar yang merebak di tengah-tengah masyarakat.

“Lonjakan jumlah kunjungan peserta selama sebulan terakhir karena adanya isu yang berkembang bahwa jika kartu kepesertaan yang lama tidak di ganti dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak bisa mendapat pelayanan kesehatan lagi, padahal itu informasi yang keliru,” kata Putri Maryati kepada ajnn, Rabu (22/11).

Putri menambahkan, pihak BPJS Kesehatan Lhokseumawe dalam hal ini mengharapkan agar pihak tertentu tidak menyebarkan informasi hoax alias berita bohong yang sengaja dihadirkan ketengah-tengah masyarakat.

“Kan sayang masyarakatnya, ada peserta yang datang jauh-jauh cuma karena informasi bohong seperti itu. Rata-rata peserta yang datang ke kantor semua mempertanyakan terkait pergantian kartu baru, padahal dengan kartu BPJS lama masyarakat juga masih dilayani untuk berobat di rumah sakit manapun yang ada layanan BPJS,” ujar Putri.

Ia menyebutkan, pihak BPJS Lhokseumawe mengharapkan agar masyarakat tidak termakan dengan isu yang tidak benar tersebut. Peserta JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan memiliki kartu indentitas berupa kartu kepesertaan yang hingga saat ini masih dalam beberapa format. Diantaranya, kartu Askes, kartu JKN/ JKRA dan kartu KIS.

“Semua peserta yang masih memegang kartu Askes, JKN/ JKRA maupun yang baru kartu KIS, semua masih dilayani untuk berobat dengan BPJS,” tuturnya.

Sebut Putri, bila memang ada peserta yang memegang kartu tersebut tidak diizinkan berobat di rumah sakit segera laporkan ke kantor BPJS Kesehatan Lhokseumawe, [] ajnn.net

Ke Atas