Berita

Kisah Maya, Anggota Paskibra Huni Gubuk Lapuk di Aceh Utara

Lhoksukon — Negeri ini  masih menyimpan sejuta protret generasi muda yang terpaksa putus sekolah karena latar belakang keluarga miskin papa. Hanya sedikit dari mereka yang berusaha bangkit walau tak kuat, dan menginspirasi banyak orang untuk terus berusaha demi meraih cita-cita.

Seperti kisah Maya Julianti (18), siswi kelas II SMAN Seunuddon, Aceh Utara. Siapa sangka, remaja putri segudang prestasi di bidang Pramuka dan anggota Paskibraka Aceh Utara tahun 2016 tersebut ternyata masih menghuni gubuk berdinding tepas lapuk dan jauh dari kata layak.

Di rumah itu, di Gampong Cot Trueng, Kemukiman Kuta Piadah, Seunuddon, Maya tinggal bersama sang ibu Maimunnah (45), dan seorang adiknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Maimunnah sudah lama menjanda setelah ditinggal pergi sang suami. Sejak itu pula, Maimunnah menjadi tulang punggung keluarga, bekerja sebagai penumbuk tepung upahan.

Saat disambangi portalsatu, Kamis, 13 April 2017, Maya mengatakan, ia bersama keluarga sudah lama menghuni rumah berdinding tepas seluas 3×6 meter tersebut, beratap rumbia dan tanpa sekat kamar. Semakin hari, kondisi rumah kian memprihatinkan. Tidak ada biaya untuk merehab, karena Maimunnah hanya seorang penumbuk tepung, upahnya hanya cukup untuk makan seadanya.

“Seperti ini kondisinya, rumah masih berlantai tanah, dinding juga sudah lapuk, tiris di mana-mana. Saya dan ibu belum punya uang untuk merehab rumah,” kata Maya dengan nada sedih.

Kesulitan hidup Maya tidak berhenti di situ saja. Setiap hari ia harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 4 kilometer dari rumahnya menuju sekolah di ibu kota kecamatan. Artinya, pulang-pergi remaja berpostur semampai itu menempuh perjalanan 8 kilometer. Walaupun dirasakan lelah luar biasa, ia terpaksa melakukannya demi masa depan lebih baik.

Maya tergolong siswi cerdas di kelasnya. Ia juga aktif di bidang ekstrakurikuler, termasuk Pramuka. Bahkan, tahun ini dirinya salah satu peserta Pramuka akan mewakili Aceh Utara di kegiatan Raimuna Daerah pada 5 Mei nanti di Seulawah Scout  Camp, Aceh Besar.

Maya juga akan diberangkatkan Pramuka Kwarcab Aceh Utara mengikuti Raimuna Nasional pada Agustus 2017 mendatang. Ia memiliki cita-cita tinggi, setelah lulus SMA, bisa kuliah, mendapat beasiswa dan menjadi sukses.

“Alhamdulillah, tahun ini saya mendapatkan kesempatan mengikuti Raimuna Daerah dan Raimuna Nasional. Saya punya harapan ke depan hidup keluarga saya menjadi lebih baik,” tutur Maya.[] sumber:portalsatu.com

Mercinews.com memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

[email protected]

[email protected]

Copyright © 2016-2018 Mercinews.com. All Rights Reserved.

Ke Atas