Editorial

UUPA Tidak Dihargai, Perlu Rapat Bansigom Donya

Setelah putusan MK kemarin kita baru sadar kalau UUPA tidak berharga di mata pemerintah pusat.

Seharusnya pemerintah pusat harus berfikir bijak terhadap UUPA tersebut karna undang-undang tersebut lahir dari UU45 juga. Ini bertanda pusat masih mencurigai Aceh.

Tapi kenapa Aceh terlalu percaya pada pusat…???

Dalam hal ini Jakarta tidak komit dengan perdamaian di Helsinki pada 2005 lalu. Ini sangat menyakitkan bagi rakyat Aceh, ini jelas pengkhianatan.

Bagi kami rakyat Aceh ingin hidup di dalam NKRI berdasarkan UU sendiri tapi niat baik rakyat Aceh dikebiri.

Harapan saya para juru runding di Helsinki untuk duduk kembali (kembali ke meja hijau) demi berjalannya poin-poin yang telah disepakati.

Duduk dulu antara GAM baik dalam maupun luar negeri dan seluruh KPA dan PA di lapangan untuk buatkan rapat “bansigom donya” guna mengambil sikap tentang Aceh ke depan.

Jika ini tidak di lakukan maka setiap hari aceh akan tertipu oleh Jakarta. Tentu di dalam rapat tersebut akan melahirkan beberapa pendapat demi kemuslihatan Aceh di masa mendatang. Kita harus bersatu. Semoga NKRI tidak terlalu curiga terhadap Aceh.[]

Sumber:portalsatu.com

Ke Atas