Budaya

Pengurus Inong Wisata Madani Protes Pengambil Alih Paksa Gedung Galeri

Mercinews.com, Banda Aceh – Sejumlah pengurus galeri wisata Inong Madani yang mayoritas kaum ibu-ibu protes terhadap pengambilan ahli paksa gedung tempat memamerkan beragam produk kerajinan dan keterampilan yang terletak di kawasan wisata Ule Lheu oleh pihak ke tiga.

“Kami tidak tahu, tiba-tiba bangunan di dalam gedung itu sudah dibobok oleh pihak ketiga, padahal barang-barang kerajinan kami masih di dalam gedung,” kata Ketua Pengurus Galeri Wisata Inong Madani, Rasyidah, Jumat (6/10).

Dikatakannya, gedung itu milik Pemerintah Kota Banda Aceh yang dipinjam pakai kepada pengurus untuk memamerkan dan menjual kerajinan masyarakat khusus produksi kelompok perempuan yang diresmikan semasa Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal.

“Gedung itu diberikan dengan status pinjam pakai ke kami (pengurus) untuk memamerkan produk-produk UMKM kerajinan kaum perempuan,” katanya.

Namun, saat ini gedung tersebut masih dalam renovasi, sebagian barang-barang kerajinan sudah dipindahkan. Karena terkesan terbengkalai Pemerintah kota Banda Aceh menyewakan gedung tersebut ke pihak ketiga.

“Pemerintah menilai gedung itu terbengkalai, padahal kami sedang lakukan renovasi bagian dalamnya. Makanya pemko menyewa gedung itu kepada orang lain untuk membuka usaha cafe,” ujarnya.

Karena Pemkot Banda Aceh menyetujui sewa gedung tersebut, pihak ketiga membobok tembok di bagian dalam gedung tersebut sampai hancur tapa ada koordinasi ke pengurus galeri.

“Saat tadi pagi saya lihat, tembok tengah di dalam gedung itu sudah dibobok rata dengan tanah, kenapa ini tidak dikoordinasikan dengan kami terlebih dahulu,” kata Rasyidah.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Banda Aceh Purnama Karya mengatakan galeri Wisata Inong Madani akan dipindahkan ke Ulee Lheu. Ini dikarenakan lokasi semula yang terletak di Kawasan Lambung itu kurang omset penjualannya.

“Ini hanya miskomunikasi saja, karena pembongkaran itu tidak terlebih dahulu oleh pengurus wisata Inong Madani sehingga pengurus protes,” kata Purnama Karya.[] ajnn

 

Ke Atas