Berita

Bagi-bagi Pajero Sport, Bupati Bireuen Ruslan Dikecam Banyak Pihak

Mercinews.com, Bireuen – Kebijakan Bupati Bireuen yang membagikan empat unit mobil jenis Pajero ke instansi vertikal senilai Rp 2 miliar di akhir masa jabatannya  dikecam sejumlah pihak. Salah satunya disuarakan DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bireuen.

“Bupati Ruslan tidak punya science of crisis. Daerah ini masih tertinggal, warga miskin masih banyak, pembangunan infrastruktur juga belum memadai, tapi membuat kebijakan yang tidak berpihak rakyat,” ujar Haris Munandar, Ketua DPD PSI Bireuen, Kamis (03/8).

Pihaknya menuding, pembagian jatah mobil dinas tersebut adalah upaya untuk ‘menjinakkan’ para penegak hukum.

“Ini adalah bentuk gratifikasi secara tidak langsung dan pelemahan hukum. Warga tentu kecewa dan bisa menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap penegak hukum,” ungkapnya.

Bagi-bagi mobil dinas tersebut, kata Haris, akan menimbulkan ganda anggaran pada masing-masing instansi. Dalam aturan, Pemda tidak diperbolehkan menganggarkan anggaran pada instansi vertikal yang memiliki induk diatasnya.

“Dana APBD hanya bisa diberikan pada kegiatan yang sifatnya insidentil, seperti pada pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada), kalau dalam bentuk bagi mobil tentu saja bertentangan,” tambahnya.

Menurut PSI, demi keadilan bagi masyarakat Bireuen, distribusi mobil dinas baru ke instansi vertikal harus dibatalkan. Kebijakan tersebut juga dinilai sebagai salah satu bentuk korupsi.

Diberitakan sebelumnya, empat instansi ini yakni Kodim, Polres Bireuen, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Bireuen, mendapatkan jatah mobil dinas jenis Pajero Sport keluaran terbaru. Harga per mobil ditaksir mencapai Rp 500 juta. Sehingga total uang rakyat yang terserap mencapai Rp 2 miliar,[] ajnn

 

Ke Atas